Waste Management Yang Tepat Bagi Keluarga yang Sibuk

 

Waste Management

Sebagai makhluk hidup yang mengkonsumsi berbagai jenis makanan, manusia selalu menghasilkan berbagai jenis limbah. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan yang praktis dan efektif untuk membuang sampah bukan hanya di pabrik namun juga dari rumah, tempat tinggal kita sendiri. Bagi yang sibuk, terdapat tips mengelola sampah bagi keluarga yang sibuk dalam berkarir sehingga setiap orang bisa berkontribusi dalam pengolahan sampah yang tepat.

Mengelola Sampah di Rumah Dengan Mudah

Apabila Anda sekeluarga termasuk orang yang sibuk dalam berkarir, hal tersebut tidak bisa menjadi alasan Anda tidak memperhatikan proses pengelolaan sampah di rumah. Ada beberapa cara mudah yang bisa dilakukan oleh siapa saja dalam mengelola sampah di rumah termasuk Anda yang sibuk. 

1. Memisahkan sampah organik dan anorganik

Memisahkan sampah menjadi dua kategori, organik dan anorganik, dapat memudahkan untuk mendaur ulang atau mengelola sampah sesuai jenisnya. Tentu saja, pemisahan sampah lebih praktis karena sampah organik mudah rusak, dan bercampur dengan sampah anorganik menimbulkan bau tak sedap di dalam rumah. Jadi siapkan tong sampah yang berbeda dan ajarkan juga kepada anak-anak.

Setelah dipisahkan, sampah organik dapat langsung digunakan untuk pengomposan, dan sampah anorganik dapat didaur ulang atau digunakan untuk keperluan lain. Selain dua kategori tersebut, arahan tersebut harus memisahkan limbah berbahaya (baterai, elektronik rusak, wadah tinta printer dan bahan kimia lainnya) untuk dibuang agar tidak merusak lingkungan.

2. Lakukan prinsip 3R

Langkah ini merupakan kelanjutan dari daur ulang sampah anorganik. 3R terdiri dari Reuse, Reduce, dan Recycle. Ada beberapa cara untuk menerapkan prinsip ini, seperti menggunakan botol air bekas sebagai pot bunga. Kurangi jumlah sampah dengan mengumpulkan sampah anorganik yang dipisahkan sebagai bahan daur ulang rumah tangga dan menyerahkannya kepada ahlinya untuk kemudian didaur ulang kembali.

3. Mengurangi penggunaan barang yang bisa memicu sampah

Memperhatikan prinsip Reduce dapat meminimalkan pemborosan dan mempermudah pengelolaan. Mulailah dengan langkah-langkah sederhana seperti tidak membuang makanan sisa, mengurangi penggunaan kantong plastik saat berbelanja, dan mengurangi konsumsi air minum dalam kemasan. Dengan melakukan trik ini, perlahan tapi pasti Anda akan secara otomatis mengurangi limbah rumah tangga Anda tanpa menguras energi.

4. Tips meminimalisir sampah

Mungkin beberapa tips terdengar sepele namun sebenarnya sangat penting. Salah satu cara paling populer untuk melakukannya adalah dengan melipat bungkus makanan ringan dengan lebih kecil dan padat yang dapat menghemat banyak ruang di tempat sampah Anda. Selain itu, masih banyak teknik pengelolaan sampah lainnya yang bisa diterapkan di rumah.

5. membersihkan tempat sampah

Tempat sampah di rumah Anda harus dalam kondisi sempurna. Dalam hal ini, tong sampah menjadi tidak mengeluarkan bau yang tidak sedap dan tidak mengganggu seluruh rumah. Pastikan tidak ada sampah yang menumpuk. Sampah menumpuk adalah penyebab bau tidak sedap, bakteri dan penyakit. Buanglah sampah secara teratur. Setelah dibuang, cucilah tempat sampah secara teratur agar tetap bersih. Jika perlu, Anda juga bisa menggunakan gel anti bau. 

Penanganan sampah yang salah tidak hanya merepotkan, tetapi juga dapat menyebabkan bakteri dan penyakit yang disebabkan oleh lalat dan hewan lain yang berbau busuk di tempat sampah. Jangan khawatir, Waste4Change akan membantu Anda dalam melakukan waste management yang tepat dan tentunya membantu penempatan sampah terpilah, pengangkutan, hingga mendaur ulang sampah yang masih bisa digunakan. 


0 Response to Waste Management Yang Tepat Bagi Keluarga yang Sibuk

Post a Comment